thanks udah kunjungi blog ku ^_^

Jumat, 20 Desember 2013

KOK SULIT BANGET YA UNTUK MINTA MAAF?


Pernah berada dalam situasi kita salah tapi suliiiiit banget untuk minta maaf? Kita menyadari kesalahan yang dibuat tapi untuk minta maaf, duh, rasanya susah banget. Menurut psikilog Gemma Cribb, meminta maaf merupakan salah satu faktor utama yang membuat hubungan-entah itu sama pacar atau sahabat-bisa berjalan langgeng. "Dengan meminta maaf, kita akan terhindar dari perasaan bersalah atas sesuatu yang kita lakukan," jelas Gemma Cribb.

Lalu, bagaimana kalau kita merasa susah banget untuk minta maaf, sekalipun sudah menyadari kesalahan kita? Yuk, kita cari alasannya dan cara yang bisa kita lakukan untuk meminta maaf dengan cara yang tepat.

Merasa Aneh Untuk Minta Maaf
Seringkali muncul perasaan aneh tiap kali kita pengin minta maaf. Tenang, girls, banyak kok yang merasakan hal yang sama. Menurut Gemma, banyak remaja yang beranggapan kalau dengan meminta maaf berarti membuka kembali konflik yang pernah terjadi sehingga kita kembali merasa bersalah, khawatir, atau malu. Karena enggak ingin merasakan perasaan itu, makanya kita sering merasa aneh untuk minta maaf.

Selain itu, kita juga enggak tahu akan mendapat tanggapan seperti apa dari teman yang kita mintai maaf. Sehingga, perasaan awkward itu semakin terasa, girls. Kalau perasaan ini terlalu kuat, kita bisa mengakalinya dengan enggak minta maaf secara face to face, melainkan melalui media perantara seperti email atau chat message.

Enggak Merasa Bersalah
Kadang, orang lain lebih mudah melihat kesalahan kita ketimbang diri kita sendiri, jadi seringnya kita suka enggak sadar kalau sudah berbuat sesuatu yang menyakiti orang lain. Kita baru menyadarinya jika sudah diingatkan oleh orang lain, baik secara langsung atau enggak langsung. Jika sudah seperti ini, sebaiknya kita minta maaf, girls.

Kalaupun kita masih merasa enggak bersalah, sebaiknya kita tetap minta maaf. Setidaknya, kita minta maaf untuk dampak yang ditimbulkan, seperti situasi yang jadi enggak menyenangkan. Misalnya, jika kita datang terlambat ketika janjian, daripada bilang, "maaf, aku telat," lebih baik kita bilang, "maaf, sudah bikin kamu nunggu lama." Mungkin kita enggak merasa bersalah karena datang terlambat, tapi setidaknya kita bersalah karena sudah membuat situasi jadi enggak menyenangkan, yaitu teman terpaksa menunggu lama. Jadi, enggak akan, deh, kita berantem dengan teman karena hal ini.

Enggak Dimaafkan?
Kita sudah minta maaf dan berusaha memperbaiki keadaan jadi lebih baik lagi, tapi ternyata teman enggak memaafkan kita. Malah, dia bersikap enggak peduli sekalipun kita sudah susah payah untuk minta maaf. Dan, kalau dipikir-pikir, dia juga punya salah kok dalam masalah ini tapi enggak berinisiatif untuk minta maaf. Duh, gimana dong?

Ketika menghadapi masalah ini, seringkali kita jadi mudah untuk terpancing emosi. Jadi, sebaiknya kita menahan diri dengan ngomong terus terang kepada teman ini, girls. Ceritakan semua hal yang kita rasakan dan apa yang kita inginkan dari dia. Kita juga bisa menggunakan media perantara seperti email atau chat message.

Jika semua usaha ini masih enggak dipedulikan, enggak ada salahnya untuk sedikit mengambil jarak agar emosi kita dan dia sama-sama reda dan teman menyadari kesalahannya sehingga meminta maaf. Yang perlu diingat adalah, meminta maaf duluan akan membuat kita merasa lebih tenang.

(iif. foto: afterellen.com)

Kamis, 14 November 2013

7 Langkah Membaca Cepat

s
etelah jadi anak kuliahan, kita akan banyak berteman dengan buku-buku refrensi yang super tebal. Butuh keahlian untuk membaca cepat, saat konsentrasi, rata-rata manusia membaca 250 kata-kata setiap menitnya. Artinya satu halaman rata-rata membutuhkan 1-2 menit. Tapi, kalau enggak konsentrasi, jumlah kata dalam 1-2 menit bisa lebih sedikit lagi. Tapi ada orang yang bisa membaca lebih cepat dari itu dan ini bisa dilatih, lho. Ikuti langkah-langkah dibawah ini..,
     
                                            (cupidfuckyeah.blogspot.com)

   1. PENERANGAN YANG BAIK.

Paling penting adalah penerangan yang baik agar mata enggak lelah. Apalagi kalau kita membaca di layar computer, mata akan cepat lelah. Cara mengakalinya, ubah background tulisan jadi hitam dan font huruf menjadi putih. Oh ya, jauhkan diri dari benda-benda yang mengganggu konsentrasi seperti televisi, gadget dan teman yang bisa menyela saat sedang membaca.
   
2. GERAKAN MATA

Yang membedakan antara pembaca lambat dan yang cepat adalah kecepatan mata. Semakin cepat mata bergerak diri kiri ke kanan semakin banyak kata yang diserap. Orang sering membaca satu kata demi satu kata, dan mata selalu berhenti  sebentar di satu kata itu. Misalnya dalam kalimat ‘Bulan September adalah bulan ke-sembilan dari dua belas bulan.’ Ada jeda untuk membaca satu sebelum lanjut di kata ‘September.’ Ada jeda untuk membaca satu kalimat panjang itu. Sebaiknya, mata terus bergerak dengan mulus tanpa jeda di tiap katanya. Caranya? Luaskan pandangan mata. Begitu mata kita tiba di ujung satu kata,luaskan pandangan mata pada kata di sampingnya sehingga tidak ada kesempatan berhenti. Oh iya, kita bisa melatih diriagar enggak kebanyakan jeda. Awalnya, targetkan kita jeda setelah satu pragraf, lalu ditambah jeda lima paragraph, lanjut hingga satu atau dua halaman. Lama-lama mata dan otak terlatih terus membaca tanpa berhenti.
  
 3. PREVIEW BUKU

Ketika akan membaca buku, kita harus tahu apa isi singkat atau preview dari buku itu. Baca dua paragraph pertama dengan lengkap. Dari situ akan terlihat inti tulisan. Setelah itu, loncat ke paragraf berikutnya dan cukup baca kalimat pertamanya. Kalau dirasa enggak nyambung dengan paragraph sebelumnya, langsung loncat ke paragraph berikutnya dan seterusnya. Bila ada bagian penting, bisa ditandai dengan stabile. Pada bagian yang kita tandai itu, kita baca lebih lanjut untuk mendapatkan pemahaman lebih baik lagi. Inget, preview buku enggak memberikan gambaran detail soal isi buku tapi jelas menghemat waktu. Kadang dalam satu buku refrensi, hanya satu atau dua bab saja yang kita butuhkan.
     
4. SKIMMING

Teknik lain yang bisa kita gunakan adalah skimming atau menarik kata. Anggap mata kita sebagai magnet yang berfungsi memilih kata mana yang menarik. Ini mirip seperti saat kita memilih baju atau makanan di rak-rak supermarket. Cari yang chatcy. Pertama, baca dulu judulnya, lalu loncat ke kalimat pembuka yang biasanya penjelasan singkat dari isi buku. Setelah itu mulai membaca dari atas ke bawah. Bayangkan seperti kita sedang lari naik turun tangga dengan menggunakan mata. Kita hanya berhenti dan membacadengan pelan pada kalimat-kalimat yang nyambung dengan judul dan kata pembuka saja. Jangan lupa beri tanda kalau dirasa penting.
     
5. TANGAN SEBAGAI PANDUAN

Saat membaca, gunakan tangan atau mouse computer untuk memadu kalimat yang sedang di baca. Ini membantu kita focus pada kalimat dan mata enggak jelalatan pada kalimat lain yang bisa membuyarkan konsentrasi. Usahakan mata kita bergerak membaca sama cepatnya dengan gerakan tangan.
     
6. LATIHAN

Membaca cepat jelas butuh latihan. Kita bisa dari sekarang dengan memulai membaca novel singkat, majalah atau info-info pengetahuan popular di internet. Luangkan waktu sekitar satu jam setiap hari untuk latihan membaca. Dengan demikian, otak akan terbiasa menyerap kalimat dari bacaan dan semakin cepat juga kita bisa membaca.
     
7. HINDARI MEMBACA KERAS ATAU MEMBACA DALAM HATI

Membaca dalam hati dan membaca dengan keras-keras sama-sama akan memperlambat kecepatan baca kita. Otak kita bisa menyerap 100 kata dalam 5 detik, tapi kalau membaca dalam hati, otak bekerja lima kali lebih lambat. Begitu juga dengan membaca keras-keras. Ini akan menghemat penyerapan kalimat enggak penting seperti kata ‘kan’, ’iya’, ’lalu’ dan kata sambung lainnya. Tanpa kata-kata itu pun kita sudah mengerti maksudnya.