Pernah berada dalam situasi kita salah tapi suliiiiit banget
untuk minta maaf?
Kita menyadari kesalahan yang dibuat tapi untuk minta maaf, duh, rasanya susah
banget. Menurut psikilog Gemma Cribb, meminta maaf merupakan salah
satu faktor utama yang membuat hubungan-entah itu sama pacar atau sahabat-bisa
berjalan langgeng. "Dengan meminta maaf, kita akan terhindar dari perasaan
bersalah atas sesuatu yang kita lakukan," jelas Gemma Cribb.
Lalu, bagaimana kalau kita merasa susah banget untuk minta maaf,
sekalipun sudah menyadari kesalahan kita? Yuk, kita cari alasannya dan cara
yang bisa kita lakukan untuk meminta maaf dengan cara
yang tepat.
Merasa
Aneh Untuk Minta Maaf
Seringkali muncul perasaan aneh tiap kali kita pengin minta
maaf. Tenang, girls,
banyak kok yang merasakan hal yang sama. Menurut Gemma, banyak remaja yang
beranggapan kalau dengan meminta maaf berarti membuka kembali konflik yang
pernah terjadi sehingga kita kembali merasa bersalah, khawatir, atau malu.
Karena enggak ingin merasakan perasaan itu, makanya kita sering merasa aneh
untuk minta maaf.
Selain itu, kita juga enggak tahu akan mendapat tanggapan
seperti apa dari teman yang kita mintai maaf. Sehingga, perasaan awkward itu
semakin terasa, girls.
Kalau perasaan ini terlalu kuat, kita bisa mengakalinya dengan enggak minta
maaf secara face
to face, melainkan melalui media perantara seperti email atau chat
message.
Enggak
Merasa Bersalah
Kadang, orang lain lebih mudah melihat kesalahan kita ketimbang
diri kita sendiri, jadi seringnya kita suka enggak sadar kalau sudah berbuat
sesuatu yang menyakiti orang lain. Kita baru menyadarinya jika sudah diingatkan
oleh orang lain, baik secara langsung atau enggak langsung. Jika sudah seperti
ini, sebaiknya kita minta maaf, girls.
Kalaupun kita masih merasa enggak bersalah, sebaiknya kita tetap
minta maaf. Setidaknya, kita minta maaf untuk dampak yang ditimbulkan, seperti
situasi yang jadi enggak menyenangkan. Misalnya, jika kita datang terlambat
ketika janjian, daripada bilang, "maaf, aku telat," lebih baik kita
bilang, "maaf, sudah bikin kamu nunggu lama." Mungkin kita enggak
merasa bersalah karena datang terlambat, tapi setidaknya kita bersalah karena
sudah membuat situasi jadi enggak menyenangkan, yaitu teman terpaksa menunggu
lama. Jadi, enggak akan, deh, kita berantem dengan teman karena hal ini.
Enggak
Dimaafkan?
Kita sudah minta maaf dan berusaha memperbaiki keadaan jadi
lebih baik lagi, tapi ternyata teman enggak memaafkan kita. Malah, dia bersikap
enggak peduli sekalipun kita sudah susah payah untuk minta maaf. Dan, kalau
dipikir-pikir, dia juga punya salah kok dalam masalah ini tapi enggak
berinisiatif untuk minta maaf. Duh, gimana dong?
Ketika menghadapi masalah ini, seringkali kita jadi mudah untuk
terpancing emosi. Jadi, sebaiknya kita menahan diri dengan ngomong terus terang
kepada teman ini, girls.
Ceritakan semua hal yang kita rasakan dan apa yang kita inginkan dari dia. Kita
juga bisa menggunakan media perantara seperti email atau chat
message.
Jika semua usaha ini masih enggak dipedulikan, enggak ada
salahnya untuk sedikit mengambil jarak agar emosi kita dan dia sama-sama reda
dan teman menyadari kesalahannya sehingga meminta maaf. Yang perlu diingat
adalah, meminta maaf duluan akan membuat kita merasa lebih tenang.
(iif. foto:
afterellen.com)
sumber : http://www.kawankumagz.com